Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pembangunan Ruang PICU RSUD Bayu Asih Berjalan, Mutu Konstruksi dan Keselamatan Pekerja Jadi Perhatian

PURWAKARTA || Proyek pembangunan dan pengembangan ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) di RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta terus berjalan. Pelaksanaan pekerjaan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi target pembangunan, tetapi juga mengedepankan kualitas konstruksi, kepatuhan terhadap regulasi, serta keselamatan dan perlindungan tenaga kerja.

Pembangunan fasilitas PICU ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien anak yang membutuhkan penanganan intensif.

Keberadaan ruang PICU diharapkan dapat memperkuat layanan perawatan intensif anak di RSUD Bayu Asih, sehingga pasien dengan kondisi yang membutuhkan pemantauan dan penanganan khusus dapat memperoleh pelayanan secara lebih optimal.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, paket pekerjaan Belanja Modal Bangunan Kesehatan (Pengembangan Ruang Perawatan PICU) memiliki nilai kontrak sebesar Rp1.312.161.580. Pekerjaan tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 90 hari kalender dan dikerjakan oleh CV Santika Jaya.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan pembangunan dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan rumah sakit yang masih beroperasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Situasi tersebut membuat pengaturan aktivitas konstruksi menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan, terutama agar pekerjaan tidak mengganggu aktivitas pelayanan maupun membahayakan pasien, keluarga pasien, tenaga medis, dan masyarakat yang berada di lingkungan rumah sakit.

Pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan juga dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis, dokumen kontrak, serta ketentuan yang berlaku.

Pengawas lapangan mengatakan, sejak pekerjaan dimulai, pihaknya terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap proses pembangunan. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan tidak berjalan sembarangan dan setiap tahapan dapat dikontrol dengan baik.

“Sejak awal pelaksanaan kami terus melakukan pengawasan. Ada pendampingan dari unsur terkait, termasuk Inspektorat dan Kejaksaan, sehingga pekerjaan berjalan sesuai prosedur dan tidak dilakukan secara sembarangan,” ujar pengawas proyek di lokasi.

Menurutnya, pengawasan bukan hanya berkaitan dengan hasil akhir pekerjaan, tetapi juga mencakup proses pelaksanaan di lapangan. Setiap tahapan pembangunan diupayakan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan dalam pekerjaan.

Selain kualitas konstruksi, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Seluruh pekerja diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan kebutuhan pekerjaan, antara lain helm keselamatan, rompi proyek, sepatu keselamatan, serta perlengkapan pelindung lainnya.

“Keselamatan pekerja merupakan prioritas. Karena itu penggunaan APD menjadi kewajiban yang harus dipatuhi selama pekerjaan berlangsung,” katanya.

Penerapan K3 dinilai semakin penting karena lokasi proyek berada di lingkungan rumah sakit yang tetap beroperasi. Karena itu, aktivitas pekerja dan mobilisasi material harus dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan serta kondisi lingkungan sekitar.

Di sisi lain, perlindungan terhadap tenaga kerja konstruksi juga diperkuat melalui kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Di area proyek terlihat informasi mengenai program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Informasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan para pekerja memperoleh perlindungan selama menjalankan pekerjaan konstruksi.

Dengan pengawasan terhadap mutu pekerjaan, penerapan K3, serta perlindungan tenaga kerja, pembangunan ruang PICU RSUD Bayu Asih diharapkan dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan anak di Kabupaten Purwakarta.

Fasilitas tersebut nantinya diharapkan mampu menjadi salah satu penunjang penting bagi RSUD Bayu Asih dalam memberikan pelayanan medis yang lebih memadai, khususnya bagi pasien anak yang membutuhkan perawatan intensif.

Pemerintah daerah dan pihak pelaksana diharapkan tetap menjaga konsistensi pengawasan hingga pekerjaan selesai, sehingga fasilitas yang dibangun tidak hanya memenuhi target waktu dan anggaran, tetapi juga memiliki kualitas konstruksi yang baik serta dapat digunakan secara optimal untuk pelayanan masyarakat.

Posting Komentar untuk "Pembangunan Ruang PICU RSUD Bayu Asih Berjalan, Mutu Konstruksi dan Keselamatan Pekerja Jadi Perhatian"