Warga Desa Cibungur Gelar Santunan 78 Anak Yatim, Wujud Kepedulian Sosial di Bulan Muharram
PURWAKARTA || Warga Desa Cibungur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim di Balai Desa Cibungur, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun pada bulan Muharram tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim di lingkungan desa.
Tahun ini, sebanyak 78 anak yatim yang berasal dari wilayah Desa Cibungur menerima santunan. Para penerima manfaat berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga pelajar yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat SMA.
Kepala Desa Cibungur, H. Aang Anwar, mengatakan bahwa kegiatan santunan anak yatim merupakan agenda tahunan yang telah lama menjadi tradisi masyarakat Desa Cibungur. Namun, pelaksanaan tahun ini memiliki nuansa berbeda karena untuk pertama kalinya dipusatkan di Balai Desa Cibungur.
"Alhamdulillah, kegiatan santunan anak yatim ini rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Muharram. Biasanya dilaksanakan di yayasan atau majelis taklim, tetapi tahun ini dilaksanakan di Balai Desa Cibungur agar lebih terpusat dan bisa melibatkan masyarakat lebih luas," ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di Balai Desa mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan dari tahun ke tahun sehingga manfaatnya semakin besar bagi para penerima santunan.
"Kesan saya sangat baik. Ke depan kegiatan ini harus terus ditingkatkan agar lebih sukses lagi dan semakin banyak memberikan manfaat bagi anak-anak yatim," katanya.
H. Aang menjelaskan, seluruh penerima santunan merupakan warga Desa Cibungur dengan rentang usia mulai dari 0 tahun hingga lulusan SMA. Ia berharap anak-anak yatim yang telah menyelesaikan pendidikan dapat memiliki masa depan yang lebih baik dan mampu mandiri secara ekonomi.
"Harapan kami tentu bukan bertambahnya jumlah anak yatim, tetapi bagaimana anak-anak yatim yang ada bisa hidup sejahtera, mendapatkan pendidikan yang layak, dan memiliki masa depan yang cerah," ungkapnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Cibungur, Hj. Yeti, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan santunan yang dinilai mampu memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ia menuturkan bahwa santunan anak yatim merupakan bentuk nyata perhatian warga terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan dan perhatian dari lingkungan sekitar.
"Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus dipertahankan. Semoga ke depan pelaksanaannya semakin baik dan mampu memberikan semangat serta kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang menerima santunan," ujarnya.
Hj. Yeti juga berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang telah terbangun di Desa Cibungur dapat terus dijaga. Menurutnya, keberadaan anak yatim merupakan tanggung jawab bersama yang harus mendapat perhatian dari seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan santunan berlangsung dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Selain pemberian santunan, acara juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, para donatur, dan keluarga penerima manfaat.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Desa Cibungur berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dapat terus tumbuh sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap kesejahteraan anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. (Tedi)
Posting Komentar untuk "Warga Desa Cibungur Gelar Santunan 78 Anak Yatim, Wujud Kepedulian Sosial di Bulan Muharram"