Program Tahfiz Unggulan SDIT An-Najah Cetak 91 Hafiz dan Hafizah Al-Qur'an
PURWAKARTA || Rasa syukur dan kebanggaan menyelimuti keluarga besar SDIT An-Najah Purwakarta saat sekolah menggelar acara pengukuhan hafiz dan hafizah Al-Qur'an. Sebanyak 91 siswa menerima penyematan dan sertifikat hafalan Al-Qur'an sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka dalam menghafal kitab suci.
Kepala SDIT An-Najah Purwakarta, Ayi Muhammad Amin, mengatakan program tahfiz merupakan salah satu kurikulum unggulan sekolah yang wajib ditempuh seluruh peserta didik. Bahkan, hafalan Al-Qur'an menjadi salah satu syarat kelulusan bagi siswa kelas VI.
"Minimal siswa harus menyelesaikan hafalan dua juz untuk bisa lulus dari sekolah kami. Alhamdulillah, tahun ini seluruh siswa kelas VI telah memenuhi target tersebut. Bahkan ada yang berhasil menghafal tiga juz, empat juz, hingga lima juz Al-Qur'an," ujarnya.
Dari total 91 peserta yang dikukuhkan, sebanyak 63 siswa merupakan siswa kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Sementara sisanya berasal dari kelas bawah yang telah menyelesaikan target hafalan tertentu dan ingin mengikuti prosesi pengukuhan.
Menurut Ayi, siswa kelas I hingga V sebenarnya tidak diwajibkan mengikuti pengukuhan. Namun sekolah memberikan kesempatan bagi orang tua yang ingin memberikan motivasi dan penghargaan kepada anak-anaknya atas capaian hafalan yang telah diraih.
"Misalnya ada siswa kelas satu yang sudah hafal satu juz dan orang tuanya ingin anaknya dikukuhkan sebagai hafiz Al-Qur'an, itu diperbolehkan. Harapannya tahun berikutnya mereka semakin termotivasi untuk menambah hafalan," katanya.
Yang membanggakan, seluruh peserta yang dikukuhkan telah melalui proses verifikasi dan pengujian langsung oleh tim dari Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta.
Setelah dinyatakan lulus, para siswa memperoleh surat keterangan resmi dan sertifikat hafiz-hafizah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama.
Sertifikat tersebut memiliki nilai tambah bagi siswa karena dapat digunakan sebagai salah satu syarat dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) melalui jalur prestasi.
"Ini bukan sertifikat yang diterbitkan sembarangan. Sebelum keluar, siswa terlebih dahulu diuji oleh tim dari Kementerian Agama. Setelah dinyatakan lolos, baru diterbitkan surat keterangan resmi hafiz Al-Qur'an yang bisa digunakan untuk jalur prestasi saat melanjutkan sekolah," jelasnya.
Meski berada di bawah naungan Dinas Pendidikan, SDIT An-Najah menerapkan dua kurikulum sekaligus, yakni kurikulum nasional dan kurikulum keislaman berbasis pesantren.
Salah satu program unggulannya adalah tahfiz Al-Qur'an yang terus dikembangkan sejak sekolah berdiri pada tahun 2018.
Saat ini SDIT An-Najah memiliki sekitar 270 siswa dengan dua rombongan belajar di setiap tingkat kelas.
Melalui program tahfiz yang konsisten, sekolah berharap dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik. (Td)
Posting Komentar untuk "Program Tahfiz Unggulan SDIT An-Najah Cetak 91 Hafiz dan Hafizah Al-Qur'an"